SURAT TERAHIR UNTUK IBU
Oleh Zada Ilma Nafia
Ibu ..
Kau tau dimana sejatinya diriku
Aku berada di dalam tubuhmu
Aku berdetak tepat di dalam dadamu
Rasakan detakan jantung itu
Seakan seirama dengan perasaanmu
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-8919663720210354"
data-ad-slot="5283970441"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Ibu ..
Dimana ibu merindukanku
Disitu aku telah memelukmu setiap waktu
Dimana ibu butuh perlindunganku
Sesungguhnya aku selalu menjagamu
Ibu ..
hanya ini yang mampu kulakukan untukmu
meski kebencian telah menguasai ragamu
tapi aku yakin
Ada satu titik hati yang kau ukirkan namaku
Hal terindah dalam hidupku
Telah kurasakan di akhir hembusan nafasku
Kuberikan surat rinduku
Surat terakhir untuk ibu
DALAM PELUKAN IBU
Oleh Dania Claudia
Dalam pelukan Ibu,,
Kurasa hangat kasihnya sampai ke seluruh tubuh
Dalam dekapannya,,
Kurasa cinta mengalir terpompa ke seluruh jiwa
Suaranya masih terdengar sama menyebut namaku
Belaian masih selembut saat masa kecilku
Biar garis-garis halus mengerutkan wajahnya
Tetap saja kecantikannya masih seperti sedia kala
Dalam pelukan Ibu,,
Kurasakan kasih Tuhan mengiringi
Dalam belaian Ibu
Dapat kudapatkan ketenangan hati
Ibu,,Ibu,,Ibu,,
Entah berapa kali ku menyakitimu
Membuat air matamu berderai
Membuat dirimu kesal dan kecewa
Ibu disaat semua itu kulakukan
Hanya senyuman dan kata-kata manis yang kau ucapkan
Nasihat kecil untukku merubah sikap
dan cinta kasih yang tiada henti kau berikan
Maafkan aku Ibu,,
Dalam pelukanmu,, ku berjanji
Semua peluhmu kan terganti
Dengan senyum di pipi..
MALAIKAT HIDUPKU
Oleh IIs Nur Aisyah
Saat ku terlelap di sebuah pelukan
Tangan halus dan lembut itu.....
Membelai rambutku dengan penuh kasih sayang dan penuh dengan kehangatan
Ku tak ingin melepaskan pelukannya
Tak pernah sekalipun kau mengeluh dan membenciku
Kau selalu mendekapku dengan kasih sayang
Kau.....
Malaikat yg dikirim Tuhan untukku
Beningnya air gunung
Tak sebening ketulusan hatimu
Setinggi apapun sebuah gunung
Tak bisa menandingi setinggi apapun derajatmu
Hingga Tuhan meletakkan surga
Dibawah telapak kakimu
IBuuu............
LAUTAN KASIH TAK BERTEPI
Oleh Priaji Ramadhani Nasution
Rintangan dan tantangan kau hadapi
Rumit dan sulit kau alami
Maut pun ikut mengancam
Namun tak surutkan kesungguhanmu
Gigih kau berjuang segenap jiwa raga
Derita sakit seakan tak terasa
Kau lahirkan aku ke dunia
Kebahagian menghiasi hatimu
Siang malam silih berganti
Masa ke masa telah terlewati
Kau besarkan aku dengan tulus kasih
Tak mengharapkan balas jasa
Ibunda …
Tiada batas yang jadi penghalang
Bagi curahan cintamu
LUPAKU
Oleh Priaji Ramadhani Nasution
Dengan berat dirimu melangkah
Lewati semua rintangan
Sakit pun mendera sekujur tubuh
Susah payah kau lahirkan aku
Matamu berkaca-kaca
Teriring suka citamu
Nada cinta kau uraikan padaku
Belalian kasihmu menimang diriku
Sering ku lupa budi luhurmu
Bahkan ku lancang menyakitimu
Lidahku laksana pedang
Menyayat hatimu hingga terluka
Ibundaku …
Ku haturkan permohonan maaf
Atas kedurhakaanku
Tampilkan postingan dengan label kumpulan puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan puisi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Agustus 2014
Puisi Islam
JIHAD DI JALAN ALLAH
Oleh Naila Nisa’an Kaamila
Saat langin berwarna merah saga ………
Perikil dan batu terlempar dari tangan- tangan mujahid dan mujahidah cilik……
Mereka bagai busur-busur panah yang siap menyerang……
Untukmu Palestine tercinta………
Untukmu jiwaraga kami ……
Untukmu darah-darah kami……
Demi islam yang mulia……
Ku tegakkan hati, teguhkan juang ……
Tuk islam Palestine …
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-8919663720210354"
data-ad-slot="5283970441"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Palestine …
Kau negri tercinta …
Kau tanah jihad kami ….
Kau tegakkan islam dalam kedzoliman zionisme Israel …
Sebuah takbir pengemangat juang ….
Hancurkan kedzoliman zionisme Israel ….
Tegaklah ISLAM …
ALLAHUAKBARRR ….
Walau kita menjadi para syuhada …
Almautu Fisabillah ….
Kami akan tetap berjuang demi …
Islam yang mulia ...
Bergeraklah serentak hancur kan Israel ….
Israel laknatullah …
Demi islam yang mulia …
Dari pada hidup sia-sia …
Lebih baik menjadi syuhada …
Karena kami para mujahidah setia …
DETIK-DETIK TERAKHIR
Oleh Intan Noviana Safitri
Pagi itu ..
Burung – burung bersiul lirih ..
Kupu – kupu enggan mengepakkan sayapnya
Angin bertiup lemah ..
Pandangan yang sayu..
Wajah – wajah yang memucat..
Tundukan kepala yang begitu dalam
Dan helaan nafas yang sangat panjang
Senyuman teduhnya ..
Pandangan tenangnya ..
Meninggalkan dua hal
Al-Qur’an dan hadits..
Langit terbuka luas ..
Malaikat berbaris menyambut
Pintu Syurga menunggu kedatangan Sang Kekasih
WAKTUNYA TELAH TIBA ..
Hatinya getir ..
Nafasnya terpekik ..
700 tusukan pedang terasa ditubuhnya
Hanya 3 kata tertinggal
Umatku… umatku… umatku…
MENANTI TUHAN
Oleh Harun Khar
Dan wajah malampun menjadi pias
Hening di rintik air mata yang menyulam
Ketika sajadah tua dan tuan bersua
Layaknya jamak bagi yang ramai
Merangkul nyenyak yang melenakan
Duhai yang diberi peka
Mengapa tidak juga engkau bersegera
Walau tertatih meraih bejana
Membasuh mimpimu dengan air keberkahan
Alangkah sungguh beratnya
Lantas meraih sadar menanti Tuhan
Menyapa kita di penghujung malam
PADAMU AKU BERSERAH
Oleh Brandal Santri
Yaa Rabb...
pantaskah aku mengeluh padaMu
sedang Engkau begitu memahamiku
Yaa Rabb...
pantaskah aku meminta padaMu
sedang do'aku hanyalah sapa biasa
Yaa Allah Yaa Rabb...
kepantasan apalagi yang akan kupinta padaMu
sedang hati merasa malu sebab kuffur menjejal imanku
Yaa Rabb...
jika hidup yang sebentar ini dosa mewarnai lembar catatanku
aku memohon keagunganMu
untuk ampunan akhiratku
sungguh tak mampu aku menanggung siksaMu..
pun tak pantas aku menghuni sorgaMu..
Yaa Rabb...
bahwa mati adalah haq,jika tiba saatnya..
ambil,ambil,ambilah ruhku!
dengan rahmat sekalimatMu, "LAA ILAAHA ILLALLAHU MUHAMMADUR RASULULLAH.."
Amin...
SUJUD
Oleh Fadhel Muhammad Ikhwansyah
Tetes air mata
mengalir nan deras
laksana saksi
sujud yang kau laksanakan
Sujud !
mengharapkan keridhoan illahi
menyesali segala perbuatan
dengan taubatan Nasuha
Beralaskan sajadah
penyesalan dan kesyukuran
ku sampaikan melalui sujud
dengan keyakinan terhadap nya
Sujud !
bak bukti curhatan
kalbu ternodai ini
tuk mengharap ampunan
sang kuasa
Oleh Naila Nisa’an Kaamila
Saat langin berwarna merah saga ………
Perikil dan batu terlempar dari tangan- tangan mujahid dan mujahidah cilik……
Mereka bagai busur-busur panah yang siap menyerang……
Untukmu Palestine tercinta………
Untukmu jiwaraga kami ……
Untukmu darah-darah kami……
Demi islam yang mulia……
Ku tegakkan hati, teguhkan juang ……
Tuk islam Palestine …
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-8919663720210354"
data-ad-slot="5283970441"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Palestine …
Kau negri tercinta …
Kau tanah jihad kami ….
Kau tegakkan islam dalam kedzoliman zionisme Israel …
Sebuah takbir pengemangat juang ….
Hancurkan kedzoliman zionisme Israel ….
Tegaklah ISLAM …
ALLAHUAKBARRR ….
Walau kita menjadi para syuhada …
Almautu Fisabillah ….
Kami akan tetap berjuang demi …
Islam yang mulia ...
Bergeraklah serentak hancur kan Israel ….
Israel laknatullah …
Demi islam yang mulia …
Dari pada hidup sia-sia …
Lebih baik menjadi syuhada …
Karena kami para mujahidah setia …
DETIK-DETIK TERAKHIR
Oleh Intan Noviana Safitri
Pagi itu ..
Burung – burung bersiul lirih ..
Kupu – kupu enggan mengepakkan sayapnya
Angin bertiup lemah ..
Pandangan yang sayu..
Wajah – wajah yang memucat..
Tundukan kepala yang begitu dalam
Dan helaan nafas yang sangat panjang
Senyuman teduhnya ..
Pandangan tenangnya ..
Meninggalkan dua hal
Al-Qur’an dan hadits..
Langit terbuka luas ..
Malaikat berbaris menyambut
Pintu Syurga menunggu kedatangan Sang Kekasih
WAKTUNYA TELAH TIBA ..
Hatinya getir ..
Nafasnya terpekik ..
700 tusukan pedang terasa ditubuhnya
Hanya 3 kata tertinggal
Umatku… umatku… umatku…
MENANTI TUHAN
Oleh Harun Khar
Dan wajah malampun menjadi pias
Hening di rintik air mata yang menyulam
Ketika sajadah tua dan tuan bersua
Layaknya jamak bagi yang ramai
Merangkul nyenyak yang melenakan
Duhai yang diberi peka
Mengapa tidak juga engkau bersegera
Walau tertatih meraih bejana
Membasuh mimpimu dengan air keberkahan
Alangkah sungguh beratnya
Lantas meraih sadar menanti Tuhan
Menyapa kita di penghujung malam
PADAMU AKU BERSERAH
Oleh Brandal Santri
Yaa Rabb...
pantaskah aku mengeluh padaMu
sedang Engkau begitu memahamiku
Yaa Rabb...
pantaskah aku meminta padaMu
sedang do'aku hanyalah sapa biasa
Yaa Allah Yaa Rabb...
kepantasan apalagi yang akan kupinta padaMu
sedang hati merasa malu sebab kuffur menjejal imanku
Yaa Rabb...
jika hidup yang sebentar ini dosa mewarnai lembar catatanku
aku memohon keagunganMu
untuk ampunan akhiratku
sungguh tak mampu aku menanggung siksaMu..
pun tak pantas aku menghuni sorgaMu..
Yaa Rabb...
bahwa mati adalah haq,jika tiba saatnya..
ambil,ambil,ambilah ruhku!
dengan rahmat sekalimatMu, "LAA ILAAHA ILLALLAHU MUHAMMADUR RASULULLAH.."
Amin...
SUJUD
Oleh Fadhel Muhammad Ikhwansyah
Tetes air mata
mengalir nan deras
laksana saksi
sujud yang kau laksanakan
Sujud !
mengharapkan keridhoan illahi
menyesali segala perbuatan
dengan taubatan Nasuha
Beralaskan sajadah
penyesalan dan kesyukuran
ku sampaikan melalui sujud
dengan keyakinan terhadap nya
Sujud !
bak bukti curhatan
kalbu ternodai ini
tuk mengharap ampunan
sang kuasa
Puisi Galau
PENJAHAT PERASAANKU
Oleh Alib Intan Nurjannah
Kutadahkan tanganku mengikat mimpi,
Kugenggam harapan bersama keyakinan,
bersama kau, kuikat keindahan..
Reaksi dunia menyejukan nafasku,
Ku jelaskan padamu setiap waktu,
bahwa aku mencintaimu..
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-8919663720210354"
data-ad-slot="5283970441"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Hatiku tersentak jatuh,
kala jarak ini membuatmu berbeda,
kau tak lagi sama,
kau tak lagi malaikat hariku,
kau macam penjahat bagi waktuku,
Bila ku rindukan kehadiran,
maka yang kautampakkan hanya ketiadaan,
bila kujelaskan seberapa rindu ini,
maka betapa banyak penolakan terhadapnya,
kau macam penjahat bagi rinduku,
Bila kugambar wajahmu dalam mimpi,
khayalanku smakin kuat merasakan,
apa itu harapan..
dan bersama lamunan tanpa alur,
sebuah airmata memberi kesaksian,
bahwa kau tak pernah adil.
tak pernah adil bagi rasa ini.
kau adalah penjahat perasaanku.
Didalam pengartian kata,
kau jelas berbeda..
bukan penjahat sesuatu yang tampak,
Tapi penjahat perasanku..
Kau memberiku betapa banyak kodecinta,
berapa banyak kepedulian,
namun saat kuingin penjelasan,
semua hanya bualan.
Aku fikir,,,
aku cukup mengerti arti cinta,
dengan mengenalmu, akumenguasai dunia..
namun filosofiku salah,
apa yang terlihat nampak,
hanya gumpalan imajinasiku semata,
oh penjahat perasaanku,
kita telah jauh bersimpangan,
bahkan sangat jauh..
tapi kau masih menjajah hatiku.
katakan padaku,,
bagaimana ketidak adilan ini cepat berlalu..
aku telah bosan,,
penjahat perasaanku,katakan kepadaku..
formula rahasiamu itu,
bagaimana mampu mengacuhkan
perasaan diatas kenyataan???
UNTUKKU YANG SEBELAH TANGAN
Oleh Rio Septyan
Tanpa mengenal lelah selalu mengejarnya
tanpa mengenal takut selalu berjuang untuknya
tiap malam tiap waktu selalu teringat wajahnya
tiap hari tiap saat semakin ingat dirinya
kadang kala aku ingin mengungkapnya
kadang kala aku malu mendekatinya
Terkenang dia dalam benakku ini
terucap dia dalam lisanku ini
terngiang ditelingaku saat ia bicara tanpa henti
walau kadang aku tak peduli siapa yang aku kagumi
tapi entah mengapa aku merasakan iya mampu menyenangkan hati
Bisikan selalu datang dan berdengung di telingaku
bisikan itu membuat aku semakin bersemangat untuk mendapatkanmu
tapi jiwa lain bertolak belakang dengan rasa itu
menyuruhku untuk menahan hasrat dihatiku
rasa itu sangat membingungkanku
sehingga aku ragu untuk membuka isi hatiku
Tapi mengapa aku selalu terbayang dengan bayangannya
bayangan yang belum tentu bisa menyatukankku
memang aku saat ini mengagumi dan mencintainya
namun apakah dia begitu pula kepadaku
berat hatiku jika harus ku utarakan padanya
sulit bagiku untuk melupakan dirinya yang melintas dibenakku
Tuhan, haruskah aku menjadi kekasihnya?
sedangkan dia belum tentu menyukaiku
jangankan menyukai memperhatikankupun aku tak tahu
Tuhan, Apakah aku harus berjuang?
ataukah aku harus diam dan membisu saat dihadapannya
Tuhan, Bantulah aku saat aku dihadapannya
sebab aku tak tahu apa yang harus aku lakukan.
Tuhan, aku tak menyangka jika aku terlambat memilikinya
sekarang dia sudah bahagia saat bersama yang lainnya
Tuhan, tabahkanlah hatiku saat aku melihat dia bersandingan dengan yang lain
Sekarang aku menyadari Cintaku ini Hanyalah Sebelah mata
dan cintaku pun bertepuk sebelah tangan
Rasa sesal dan sakit hati menjadi temanku saat ini
mau bagaimana lagi, inilah yang aku alami
cinta itu memang menyakitkan
jika kita tak bisa mendapatkan apa yang kita harapkan
mungkin inilah yang pantas untuk diriku ini
Mencintai tapi tak pernah bisa dicintai.
PEKAT
Oleh Dyah
Dalam setiap pandangku
Hanya gelap...
Pekat tak bersinar
Kugapai tanpa rasa
Kupijak tanpa dasar
Bagai melayang tak tentu arah
Ingin ku coba nyalakan dian
Tapi ....
Ternyata engan tlah datang
Jangankan untuk memberiku sinar
Temarampun tak jua datang
GALAU
Oleh Yoggi Valentin
Hatimu seakan pedih tertancap luka menusuk kalbu,
Matamu pun ikut terharu,
Jiwamu jua merintih tersiksa rindu,
& Ragamu bernyanyi mendendangkan nada berirama sendu,
Sungguh malang nian nasibmu..
Hanya memeluk erat bayang"nya dalam dekapanmu,
Membelai & menatapnya dalam halusinasimu,
& Hanya memimpikannya dalam bunga tidurmu..
Tetapi sadarkah engkau?
TUHAN tidak menyiksamu,
DIA hanya menguji kesabaranmu,
Sejauh mana kau menunggu,
Maka selama itulah keabadian cinta akan datang menyertaimu..
BROKEN HEARTH
Oleh Yoggi Valentin
Kesalahan Terbesarku,
Terlalu tinggi mengharapkanmu,
Terlalu berkhayal indah tentangmu,
Terlalu polos untuk kau jadikan lakon dalam sandiwaramu,
Senyuman kian membeku,
Tangisan pun kian melarut pilu,
Hati meluap penuh nanah,
Terlulai jatuh ditanah,
Kini sayap kananku t'lah patah,
Bahagia terenggut oleh derita,
Pola hidupku pun kian getir,
Sebab kesetiaanku kau sambarkan petir,
Pernah aku ingin benar padamu,
Kita berpeluk ciuman tidak jemu,
Sayang kini t'lah menjadi gambaran dimasa lalu,
Dan lenyap ditelan oleh sang waktu,
Tiada lagi canda tawa,
Tiada lagi nyanyian surga,
Tiada lagi penghibur lara,
Tiada lagi damai dalam jiwa,
Hanya ada Bintang penuh derita,
Hanya ada Langit yang kian terluka,
Tetapi,hanya ada satu jawaban dihati,
Kan Kulalui dan kujalani dengan kasih murni setulus hati.
RINDU DALAM MIMPI
Oleh Suparsa Ajjus
Diantara hembusan angin malam
dingin terasakan merusuk dalam raga
tiada selimut memeluk raga tuk hempaskan dingin.
Diantara cahaya malam yang gelap
aku meratapi cahaya bintang dengan punuh khayalan,
pikirku dapat mengharapkan sesuatu yang lebih.
Diantara detik waktu malam yang kian larut
ku inginkan, di dalam tidur ku dapat bermimpi tentang mu,
walau itu hanya mimpi setidaknya mimpi itu mengobati rasa rindu ku,
rindku pada dirimu yang telah lama pergi.
Oleh Alib Intan Nurjannah
Kutadahkan tanganku mengikat mimpi,
Kugenggam harapan bersama keyakinan,
bersama kau, kuikat keindahan..
Reaksi dunia menyejukan nafasku,
Ku jelaskan padamu setiap waktu,
bahwa aku mencintaimu..
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-8919663720210354"
data-ad-slot="5283970441"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Hatiku tersentak jatuh,
kala jarak ini membuatmu berbeda,
kau tak lagi sama,
kau tak lagi malaikat hariku,
kau macam penjahat bagi waktuku,
Bila ku rindukan kehadiran,
maka yang kautampakkan hanya ketiadaan,
bila kujelaskan seberapa rindu ini,
maka betapa banyak penolakan terhadapnya,
kau macam penjahat bagi rinduku,
Bila kugambar wajahmu dalam mimpi,
khayalanku smakin kuat merasakan,
apa itu harapan..
dan bersama lamunan tanpa alur,
sebuah airmata memberi kesaksian,
bahwa kau tak pernah adil.
tak pernah adil bagi rasa ini.
kau adalah penjahat perasaanku.
Didalam pengartian kata,
kau jelas berbeda..
bukan penjahat sesuatu yang tampak,
Tapi penjahat perasanku..
Kau memberiku betapa banyak kodecinta,
berapa banyak kepedulian,
namun saat kuingin penjelasan,
semua hanya bualan.
Aku fikir,,,
aku cukup mengerti arti cinta,
dengan mengenalmu, akumenguasai dunia..
namun filosofiku salah,
apa yang terlihat nampak,
hanya gumpalan imajinasiku semata,
oh penjahat perasaanku,
kita telah jauh bersimpangan,
bahkan sangat jauh..
tapi kau masih menjajah hatiku.
katakan padaku,,
bagaimana ketidak adilan ini cepat berlalu..
aku telah bosan,,
penjahat perasaanku,katakan kepadaku..
formula rahasiamu itu,
bagaimana mampu mengacuhkan
perasaan diatas kenyataan???
UNTUKKU YANG SEBELAH TANGAN
Oleh Rio Septyan
Tanpa mengenal lelah selalu mengejarnya
tanpa mengenal takut selalu berjuang untuknya
tiap malam tiap waktu selalu teringat wajahnya
tiap hari tiap saat semakin ingat dirinya
kadang kala aku ingin mengungkapnya
kadang kala aku malu mendekatinya
Terkenang dia dalam benakku ini
terucap dia dalam lisanku ini
terngiang ditelingaku saat ia bicara tanpa henti
walau kadang aku tak peduli siapa yang aku kagumi
tapi entah mengapa aku merasakan iya mampu menyenangkan hati
Bisikan selalu datang dan berdengung di telingaku
bisikan itu membuat aku semakin bersemangat untuk mendapatkanmu
tapi jiwa lain bertolak belakang dengan rasa itu
menyuruhku untuk menahan hasrat dihatiku
rasa itu sangat membingungkanku
sehingga aku ragu untuk membuka isi hatiku
Tapi mengapa aku selalu terbayang dengan bayangannya
bayangan yang belum tentu bisa menyatukankku
memang aku saat ini mengagumi dan mencintainya
namun apakah dia begitu pula kepadaku
berat hatiku jika harus ku utarakan padanya
sulit bagiku untuk melupakan dirinya yang melintas dibenakku
Tuhan, haruskah aku menjadi kekasihnya?
sedangkan dia belum tentu menyukaiku
jangankan menyukai memperhatikankupun aku tak tahu
Tuhan, Apakah aku harus berjuang?
ataukah aku harus diam dan membisu saat dihadapannya
Tuhan, Bantulah aku saat aku dihadapannya
sebab aku tak tahu apa yang harus aku lakukan.
Tuhan, aku tak menyangka jika aku terlambat memilikinya
sekarang dia sudah bahagia saat bersama yang lainnya
Tuhan, tabahkanlah hatiku saat aku melihat dia bersandingan dengan yang lain
Sekarang aku menyadari Cintaku ini Hanyalah Sebelah mata
dan cintaku pun bertepuk sebelah tangan
Rasa sesal dan sakit hati menjadi temanku saat ini
mau bagaimana lagi, inilah yang aku alami
cinta itu memang menyakitkan
jika kita tak bisa mendapatkan apa yang kita harapkan
mungkin inilah yang pantas untuk diriku ini
Mencintai tapi tak pernah bisa dicintai.
PEKAT
Oleh Dyah
Dalam setiap pandangku
Hanya gelap...
Pekat tak bersinar
Kugapai tanpa rasa
Kupijak tanpa dasar
Bagai melayang tak tentu arah
Ingin ku coba nyalakan dian
Tapi ....
Ternyata engan tlah datang
Jangankan untuk memberiku sinar
Temarampun tak jua datang
GALAU
Oleh Yoggi Valentin
Hatimu seakan pedih tertancap luka menusuk kalbu,
Matamu pun ikut terharu,
Jiwamu jua merintih tersiksa rindu,
& Ragamu bernyanyi mendendangkan nada berirama sendu,
Sungguh malang nian nasibmu..
Hanya memeluk erat bayang"nya dalam dekapanmu,
Membelai & menatapnya dalam halusinasimu,
& Hanya memimpikannya dalam bunga tidurmu..
Tetapi sadarkah engkau?
TUHAN tidak menyiksamu,
DIA hanya menguji kesabaranmu,
Sejauh mana kau menunggu,
Maka selama itulah keabadian cinta akan datang menyertaimu..
BROKEN HEARTH
Oleh Yoggi Valentin
Kesalahan Terbesarku,
Terlalu tinggi mengharapkanmu,
Terlalu berkhayal indah tentangmu,
Terlalu polos untuk kau jadikan lakon dalam sandiwaramu,
Senyuman kian membeku,
Tangisan pun kian melarut pilu,
Hati meluap penuh nanah,
Terlulai jatuh ditanah,
Kini sayap kananku t'lah patah,
Bahagia terenggut oleh derita,
Pola hidupku pun kian getir,
Sebab kesetiaanku kau sambarkan petir,
Pernah aku ingin benar padamu,
Kita berpeluk ciuman tidak jemu,
Sayang kini t'lah menjadi gambaran dimasa lalu,
Dan lenyap ditelan oleh sang waktu,
Tiada lagi canda tawa,
Tiada lagi nyanyian surga,
Tiada lagi penghibur lara,
Tiada lagi damai dalam jiwa,
Hanya ada Bintang penuh derita,
Hanya ada Langit yang kian terluka,
Tetapi,hanya ada satu jawaban dihati,
Kan Kulalui dan kujalani dengan kasih murni setulus hati.
RINDU DALAM MIMPI
Oleh Suparsa Ajjus
Diantara hembusan angin malam
dingin terasakan merusuk dalam raga
tiada selimut memeluk raga tuk hempaskan dingin.
Diantara cahaya malam yang gelap
aku meratapi cahaya bintang dengan punuh khayalan,
pikirku dapat mengharapkan sesuatu yang lebih.
Diantara detik waktu malam yang kian larut
ku inginkan, di dalam tidur ku dapat bermimpi tentang mu,
walau itu hanya mimpi setidaknya mimpi itu mengobati rasa rindu ku,
rindku pada dirimu yang telah lama pergi.
Puisi Romantis
RINDUKU PADAMU
Oleh Hermawan
Sayang.......
Kini harapan yang terukir indah
Bersama dengan senyuman itu
Obat hati merekam kehidupan dunia
Penantian berujung ssat ku pilu
Tiada yang lain stau kamu disisimu...
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-8919663720210354"
data-ad-slot="5283970441"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Angan yang penuh hayalan tercipta
Matamu bergejolak cinta suci
Tandakan aku seutas tali yang kokoh
Merindukan setiap engkau tersenyum mesra
Danku selalu merindukan canda dan tawamu...
Akankah kisahku terulang kembali
Senyuman manismu
Ku tak berdaya dimata
Disini terus tergap berdiri menanti
Seolah kau mencariku dalam pelukan kasihmu...
Sayang.....
Ku tanpamu
Ku tak mampu menuangkan rasa ini
Tak mampu terobati semula
Menahan sejuta rasaku padamu
Disini ku hanya berdiri menanti
Hanya hayalan senyumanmu
Terasa membekas dalam pikiranku selama ini...
Sayang.......
Ku jauh tanpamu
Dan kau jauh tak bisa tanpaku
Bisikanlah kata hati tuk merindu
Mendengarkan sejuta prih didada
Hanya ada bintang kan menghiasi jalan kita...
Bukalah setiap senyuman itu
Ciptakan hal yang terindah
Terukur dalam sembari kalbuku
Bisikan kata manis terucapkan
Sebut namaku bila kau mampu
Lintasan yang kan trus abadi dimatamu...
Terbanglah bersamaku ke langit nan biru
Tebarkanlah senyuman tersembunyi
Terus Yapakkan kakimu
Tuangkan isi hati
Pujaan hati merindu...
PUJAAN HATI
Oleh Nisa Lyla Lebihdaribintang (Annisa Wibawanti)
Oh pujaan hati ..
Kaulah pujaan hatiku
Kau yang ku inginkan
Kau yang ku cari selama ini
Sejak pertama ku melihat dirimu, ku langsung jatuh hati padamu
Ku lihat matam, ku lihat matamu, ku lihat senyummu
Senyummu begitu manis dan indah
Matamu bersinar hingga ku terpesona ketika melihatmu
Ku ingin memilikimu
Ku ingin mendapatkanmu
Ku ingin kau menjadi milikku selamanya
Karena ku tak mau kehilanganmu
Bagiku kau adalah Pangeran Hati dalam hidupku
Bagiku kau adalah belahan jiwaku
Bagiku kau adalah jantung hatiku
Kau adalah cinta pertama dan terakhirku
TAKKAN PERNAH TERSAPU MESKI PENUH DEBU
Oleh Eko Putra Ngudiraharjo
Aku hanya sosok tertunduk di antara sudut gelap.
Hanya bayang ratap yang berusaha mengusap.
Terindah kadang menjadi tak berpemilik.
Namun kenang akan selalu terlukis dalam tiap gerak-gerik.
Meski ku tutup mata.
Walau lelap menyeka.
Atau bahkan jika lelah memuncak.
Ini langkahku dengan tiap bercak.
Ketika tetes keringat bersorak.
Aku tetap pada jejak ketika awal melangkah penuh semangat mengajak.
Sahabatku adalah hati kalian ketika bunyi langkah kita seperti harmoni gitarmu<dede>,seperti teriak tanpa menyerah nyanyimu<kiting>,seperti dengung bass penuh kerja kerasmu<kentuz>,dan seperti dentum pedal drum penuh semangatmu<junet>.
Dan kalian adalah jiwaku dalam berbagi.
Aku jauh tapi dalam tiap lantun musik kalian jiwaku menyatu,karena kita sahabat satu langit dan sahabat satu hati.
Dan ketika kalian bertanya kenapa aku pulang ke rumah?
Aku hanya akan jawab,
" kalian takkan pernah sendiri,karena kutinggal tiap kenangku dalam hati yang takkan pernah tersapu meski penuh debu "
GOMBALKU
Oleh Listya Adinugroho
Gombal gambul gombal gembel
Gimbal gimbul gembal gembul
Gombalku ini bukan sekedar gombal
Gombalku ini adalah gombal dari segala gombal
Aku tak peduli bapak kamu maling
Aku tak peduli bapak kamu astraunaut
Aku tak peduli bapak kamu pilot
Karena apapun pekerjaan bapakmu
Cintaku hanya untukmu
Dan bukan untuk bapakmu
Sejak pertama kau kupandang
Langsung timbul rasa sayang
Ku yakin rasa itu takkan pernah hilang
Walaupun sering ke klinik Tong Fang
Tahukah kamu siapa pencipta sepakbola?
Tahukah kamu siapa ayah Albert Einstein?
Tahukah kamu dimana alamat yang sebenarnya dicari Ayu Ting Ting?
Aku tak terlalu ingin kau tahu itu
Tapi aku hanya ingin kau tahu
Bahwa aku sayang padamu
CANTIK
Oleh Lezanno
Lihat sayang....
bintang itu bersinar seperti dirimu
yang selalu menyinari ku
lihat sayang....
pelangi itu indah...
seperti diri mu yang mewarnai hidup ku
Kau begitu cantik
indah dan menawan
anggun dan mempesona
betapa sayang aku pada diri mu
Sayang....
kau akan selalu di hati ku
wanita surga pun tak bisa geser posisi mu dalam hati
karna kau....
cantik ku
indah ku
hidup ku
selamanya.....
slalu diri mu
Oleh Hermawan
Sayang.......
Kini harapan yang terukir indah
Bersama dengan senyuman itu
Obat hati merekam kehidupan dunia
Penantian berujung ssat ku pilu
Tiada yang lain stau kamu disisimu...
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:block; text-align:center;"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout="in-article"
data-ad-client="ca-pub-8919663720210354"
data-ad-slot="5283970441"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
Angan yang penuh hayalan tercipta
Matamu bergejolak cinta suci
Tandakan aku seutas tali yang kokoh
Merindukan setiap engkau tersenyum mesra
Danku selalu merindukan canda dan tawamu...
Akankah kisahku terulang kembali
Senyuman manismu
Ku tak berdaya dimata
Disini terus tergap berdiri menanti
Seolah kau mencariku dalam pelukan kasihmu...
Sayang.....
Ku tanpamu
Ku tak mampu menuangkan rasa ini
Tak mampu terobati semula
Menahan sejuta rasaku padamu
Disini ku hanya berdiri menanti
Hanya hayalan senyumanmu
Terasa membekas dalam pikiranku selama ini...
Sayang.......
Ku jauh tanpamu
Dan kau jauh tak bisa tanpaku
Bisikanlah kata hati tuk merindu
Mendengarkan sejuta prih didada
Hanya ada bintang kan menghiasi jalan kita...
Bukalah setiap senyuman itu
Ciptakan hal yang terindah
Terukur dalam sembari kalbuku
Bisikan kata manis terucapkan
Sebut namaku bila kau mampu
Lintasan yang kan trus abadi dimatamu...
Terbanglah bersamaku ke langit nan biru
Tebarkanlah senyuman tersembunyi
Terus Yapakkan kakimu
Tuangkan isi hati
Pujaan hati merindu...
PUJAAN HATI
Oleh Nisa Lyla Lebihdaribintang (Annisa Wibawanti)
Oh pujaan hati ..
Kaulah pujaan hatiku
Kau yang ku inginkan
Kau yang ku cari selama ini
Sejak pertama ku melihat dirimu, ku langsung jatuh hati padamu
Ku lihat matam, ku lihat matamu, ku lihat senyummu
Senyummu begitu manis dan indah
Matamu bersinar hingga ku terpesona ketika melihatmu
Ku ingin memilikimu
Ku ingin mendapatkanmu
Ku ingin kau menjadi milikku selamanya
Karena ku tak mau kehilanganmu
Bagiku kau adalah Pangeran Hati dalam hidupku
Bagiku kau adalah belahan jiwaku
Bagiku kau adalah jantung hatiku
Kau adalah cinta pertama dan terakhirku
TAKKAN PERNAH TERSAPU MESKI PENUH DEBU
Oleh Eko Putra Ngudiraharjo
Aku hanya sosok tertunduk di antara sudut gelap.
Hanya bayang ratap yang berusaha mengusap.
Terindah kadang menjadi tak berpemilik.
Namun kenang akan selalu terlukis dalam tiap gerak-gerik.
Meski ku tutup mata.
Walau lelap menyeka.
Atau bahkan jika lelah memuncak.
Ini langkahku dengan tiap bercak.
Ketika tetes keringat bersorak.
Aku tetap pada jejak ketika awal melangkah penuh semangat mengajak.
Sahabatku adalah hati kalian ketika bunyi langkah kita seperti harmoni gitarmu<dede>,seperti teriak tanpa menyerah nyanyimu<kiting>,seperti dengung bass penuh kerja kerasmu<kentuz>,dan seperti dentum pedal drum penuh semangatmu<junet>.
Dan kalian adalah jiwaku dalam berbagi.
Aku jauh tapi dalam tiap lantun musik kalian jiwaku menyatu,karena kita sahabat satu langit dan sahabat satu hati.
Dan ketika kalian bertanya kenapa aku pulang ke rumah?
Aku hanya akan jawab,
" kalian takkan pernah sendiri,karena kutinggal tiap kenangku dalam hati yang takkan pernah tersapu meski penuh debu "
GOMBALKU
Oleh Listya Adinugroho
Gombal gambul gombal gembel
Gimbal gimbul gembal gembul
Gombalku ini bukan sekedar gombal
Gombalku ini adalah gombal dari segala gombal
Aku tak peduli bapak kamu maling
Aku tak peduli bapak kamu astraunaut
Aku tak peduli bapak kamu pilot
Karena apapun pekerjaan bapakmu
Cintaku hanya untukmu
Dan bukan untuk bapakmu
Sejak pertama kau kupandang
Langsung timbul rasa sayang
Ku yakin rasa itu takkan pernah hilang
Walaupun sering ke klinik Tong Fang
Tahukah kamu siapa pencipta sepakbola?
Tahukah kamu siapa ayah Albert Einstein?
Tahukah kamu dimana alamat yang sebenarnya dicari Ayu Ting Ting?
Aku tak terlalu ingin kau tahu itu
Tapi aku hanya ingin kau tahu
Bahwa aku sayang padamu
CANTIK
Oleh Lezanno
Lihat sayang....
bintang itu bersinar seperti dirimu
yang selalu menyinari ku
lihat sayang....
pelangi itu indah...
seperti diri mu yang mewarnai hidup ku
Kau begitu cantik
indah dan menawan
anggun dan mempesona
betapa sayang aku pada diri mu
Sayang....
kau akan selalu di hati ku
wanita surga pun tak bisa geser posisi mu dalam hati
karna kau....
cantik ku
indah ku
hidup ku
selamanya.....
slalu diri mu
Puisi Pendidikan
KUMPULAN PUISI PENDIDIKAN TERBARU 2013
PENOLONG DALAM KEGELAPAN (GURU)
Oleh Muhammad Hafiz Nur
Sosok yang tanpa mengenal lelah .
Sosok yang menindas perlakuan kasar yang dilontarkan siswa-siswi kepadanya .
Sosok yang berlangkah tegap dan tegas walaupun kening dan pipi mereka sudah mulai memancarkan kekusutan dari raut wajahnya .
Wahai guruku ..
Kau telah memberi warna pelangi didalam kehidupan kami.
7 warna yang telah berkumpul menjadi satu paduan .
7 kesempurnaan yang telah kau berikan untuk bekal kami kelak dimasa yang akan datangy
.
Kau mengajarkan yang Awal mulanya kami tidak mengenal huruf abjad sampai kami bisa menjadi orang-orang yang kalian harapkan , orang-orang yang sukses dan orang-orang yang telah menyandang gelar terhormat seperti kalian bahkan akan lebih dari pada itu .
Guru ..
Maafkan kami yang telah berbuat kesalahan kepada kalian .
Dari hal yang sekecil debu yang tak terlihat bahkan sampai kesalahan yang besar yang bisa terlihat dengan mata kasar .
Tak banyak serumpun do'a yang kami panjatkan .
Semoga kalian guru-guru kami tetap sabar dalam membina dan mendidik kami dan menjadi lah PAHLAWAN tanpa tanda jasa dan mengajar tanpa mengenal kata LELAH .
Kami sayang kalian bapak dan ibu guru kami yang tercinta .
Oleh Muhammad Hafiz Nur
Sosok yang tanpa mengenal lelah .
Sosok yang menindas perlakuan kasar yang dilontarkan siswa-siswi kepadanya .
Sosok yang berlangkah tegap dan tegas walaupun kening dan pipi mereka sudah mulai memancarkan kekusutan dari raut wajahnya .
Wahai guruku ..
Kau telah memberi warna pelangi didalam kehidupan kami.
7 warna yang telah berkumpul menjadi satu paduan .
7 kesempurnaan yang telah kau berikan untuk bekal kami kelak dimasa yang akan datangy
.
Kau mengajarkan yang Awal mulanya kami tidak mengenal huruf abjad sampai kami bisa menjadi orang-orang yang kalian harapkan , orang-orang yang sukses dan orang-orang yang telah menyandang gelar terhormat seperti kalian bahkan akan lebih dari pada itu .
Guru ..
Maafkan kami yang telah berbuat kesalahan kepada kalian .
Dari hal yang sekecil debu yang tak terlihat bahkan sampai kesalahan yang besar yang bisa terlihat dengan mata kasar .
Tak banyak serumpun do'a yang kami panjatkan .
Semoga kalian guru-guru kami tetap sabar dalam membina dan mendidik kami dan menjadi lah PAHLAWAN tanpa tanda jasa dan mengajar tanpa mengenal kata LELAH .
Kami sayang kalian bapak dan ibu guru kami yang tercinta .
BUKU
Oleh Erni Ristyanti
Buku ...
Kau adalah sumber ilmu
Dimana aku belajar dan membaca
Dari aku tak tahu sampai tahu
Buku ...
Kau adalah jendela ilmu
Jendela menuju kehidupan yang lebih sukses
Menuju kehidupan yang lebih indah
Halaman demi halaman
Lembar demi lembar
Kubaca dengan serius
Hingga aku lupa waktu
Terimakasih buku
Engkau temaniku
Dari kecil hingga besar
Tuk menggapai cita-citaku
Oleh Erni Ristyanti
Buku ...
Kau adalah sumber ilmu
Dimana aku belajar dan membaca
Dari aku tak tahu sampai tahu
Buku ...
Kau adalah jendela ilmu
Jendela menuju kehidupan yang lebih sukses
Menuju kehidupan yang lebih indah
Halaman demi halaman
Lembar demi lembar
Kubaca dengan serius
Hingga aku lupa waktu
Terimakasih buku
Engkau temaniku
Dari kecil hingga besar
Tuk menggapai cita-citaku
WAKTU YANG KUSESALI
Oleh Robiatul Adawiyah
Begitu cepat waktu berlalu
Tak terasa perjumpaan ku sudah berlalu
Sangat cepat ,Sangat menyesal ,Sangat kecewa
Teringat dalam Memori yang lalu
Menangis mengingat masa-masa yang lalu
Melukiskan canda tawa & kebahagiaan bersamamu
Sepanjang waktu berlalu
Kenapa kami baru menaruh perhatian pada Guru
Saat Guru tetah tiada
Karena di panggil oleh Sang Maha Kuasa
Begitu kejamnya kami melupakan jasa mu
Maafkan kami guru
Yang telah menggoreskan tinta hitam,di dalam hidupmu
Andaikan waktu dapat terulang
Kami berjanji akan memberikan yang terbaik bagimu
Tangisan kami hanya untukmu
Saat kami tak mengerti,
Guru yang akan menjelaskannya
Saat kami membuat kesalahan,
Guru yang menasihatinya
Saat kami mengingatmu,
Kau telah tiada
Jasamu kan abadi bersemayam di hati kami
Begitu besar perhatianmu pada kami
Yang selama ini menyusahkanmu
Hanya kata TERIMA KASIH & MAAF untuk Mu
Oleh Robiatul Adawiyah
Begitu cepat waktu berlalu
Tak terasa perjumpaan ku sudah berlalu
Sangat cepat ,Sangat menyesal ,Sangat kecewa
Teringat dalam Memori yang lalu
Menangis mengingat masa-masa yang lalu
Melukiskan canda tawa & kebahagiaan bersamamu
Sepanjang waktu berlalu
Kenapa kami baru menaruh perhatian pada Guru
Saat Guru tetah tiada
Karena di panggil oleh Sang Maha Kuasa
Begitu kejamnya kami melupakan jasa mu
Maafkan kami guru
Yang telah menggoreskan tinta hitam,di dalam hidupmu
Andaikan waktu dapat terulang
Kami berjanji akan memberikan yang terbaik bagimu
Tangisan kami hanya untukmu
Saat kami tak mengerti,
Guru yang akan menjelaskannya
Saat kami membuat kesalahan,
Guru yang menasihatinya
Saat kami mengingatmu,
Kau telah tiada
Jasamu kan abadi bersemayam di hati kami
Begitu besar perhatianmu pada kami
Yang selama ini menyusahkanmu
Hanya kata TERIMA KASIH & MAAF untuk Mu
IBU GURUKU TERSAYANG
Oleh Anggie Rulistiyani
Ibu Guru ...
Kau yang telah mendidikku
Kau yang telah menasehati ku
Dalam keadaan bingung
Ibu Guru ...
Engkau adalah pahlawanku
Engkau bagaikan penyelamatku
Engkau tulus mengajariku
Ibu Guru ...
Terima kasih atas semua jasamu
Aku sayang padamu
Seperti kau menyayangiku
Oleh Anggie Rulistiyani
Ibu Guru ...
Kau yang telah mendidikku
Kau yang telah menasehati ku
Dalam keadaan bingung
Ibu Guru ...
Engkau adalah pahlawanku
Engkau bagaikan penyelamatku
Engkau tulus mengajariku
Ibu Guru ...
Terima kasih atas semua jasamu
Aku sayang padamu
Seperti kau menyayangiku
GURUKU PAHLAWANKU
Oleh Cindy Agustin
Sinar pagi yang cerah ..
Membuat aku bergegas untuk brngkat sekolah.
Sungguh senang hari ini,
Demi mendapat ilmu ,
aku rela berjalan kaki , untuk meraih suksesku,
Gurulah yang memberiku ilmu ,
Gurulah yang menyemangatiku,
Gurulah yang membimbing ku
Tanpa ilmu aku takkan sukses,
tidak ada guru tidak ada pula ilmu
,
Terima kasih guru .
Kau lah guru terhebat bgiku
kaulah pahlawan ku
pahlawan tanpa tnda jasa
Jika suatu saat nanti aku sudah menjadi sepertimu , aku akan memberikan ilmu yang kau berikan kepada ku , untuk mereka yang membutuhkanku,
Guru jasa mu akan selalu kukenang,
Oleh Cindy Agustin
Sinar pagi yang cerah ..
Membuat aku bergegas untuk brngkat sekolah.
Sungguh senang hari ini,
Demi mendapat ilmu ,
aku rela berjalan kaki , untuk meraih suksesku,
Gurulah yang memberiku ilmu ,
Gurulah yang menyemangatiku,
Gurulah yang membimbing ku
Tanpa ilmu aku takkan sukses,
tidak ada guru tidak ada pula ilmu
,
Terima kasih guru .
Kau lah guru terhebat bgiku
kaulah pahlawan ku
pahlawan tanpa tnda jasa
Jika suatu saat nanti aku sudah menjadi sepertimu , aku akan memberikan ilmu yang kau berikan kepada ku , untuk mereka yang membutuhkanku,
Guru jasa mu akan selalu kukenang,
Langganan:
Postingan (Atom)